Mengaitkan Isi Novel dengan Kehidupan Masa Kini

B. Indonesia Kelas 9 [KTSP] / Novel

Contoh Soal

"Ya, tetapi aku lebih suka naik bendi daripada berjalan kaki, pulang ke rumah, sebab aku amat lelah rasanya dan hari amat panas. Lihatlah mukamu, telah merah sebagai jambu air, kena panas matahari!" jawab anak laki-laki itu, seakan-akan merengut, tetapi diikutinya juga temannya yang perempuan tadi.

"Benar hari panas, tetapi tak mengapa. Kaulihat sendiri, aku ada membawa payung yang boleh kita pakai bersama- sama. Merah mukaku ini bukan karena panas semata-mata, melainkan memang sejak dari sekolah sudah merah juga."

"Apa sebabnya? Barangkali engkau dimarahi gurumu," tanya Sam, demikianlah nama anak laki-laki itu, sambil memandang kepada temannya.

"Bukan begitu, Sam, hanya ... O, itu Pak Ali datang!”

Tiada berapa lama kemudian, berhentilah di muka anak muda ini sebuah bendi yang ditarik oleh seekor kuda Batak. Rupanya kuda ini telah lama dipakai, karena badannya basah dengan peluh. Di atas bendi ini duduk seorang kusir, yang umurnya kirakira 45 tahun, tetapi badannya masih kukuh. Pada air mukanya, nyata kelihatan, bahwa ia seorang yang lurus hati dan baik budi, walaupun ia tiada remaja lagi.”

"Pak Ali, mengapa terlambat datang menjemput kami? Tahukah, bahwa sekarang ini sudah setengah dua? Setengah jam lamanya kami harus berdiri di bawah pohon ketapang, sebagai anak ayam ditinggalkan induknya," kata Sam seakan-akan marah, sambil menghampiri bendi yang telah berhenti itu.

(Siti Nurbaya karya Marah Rusli)

Kebiasaan yang tertera di dalam teks adalah ….

  • memarahi kusir yang terlambat
  • menggunakan payung bersama-sama
  • menggunakan bendi sebagai alat transportasi
  • kusir bendi datang terlambat

Ini hanya satu dari 151,668 soal yang disediakan oleh Quipper School

Daftar Topik Quipper School Indonesia

B. Indonesia Kelas 9 [KTSP]

Topik