Mengonversi Teks Editorial/Opini ke dalam Teks Anekdot

B. Indonesia Kelas 12 [K-13] / Teks Editorial

Contoh Soal

Bacalah potongan teks editorial di bawah ini!

Sepuluh ribu pendaki diperkirakan memenuhi gunung Semeru pada akhir pekan lalu. Kehadiran mereka di gunung yang memiliki puncak bernama Mahameru itu sebenarnya justru membahayakan ekosistem setempat. Sampah-sampah yang mereka tinggalkan memenuhi badan gunung. Di Ranu Kumbolo, misalnya. Danau alami yang menjadi salah satu tempat berkemah favorit para pendaki itu kini mengalami pencemaran. Sampah organik dan non-organik bertebaran.

Teks anekdot yang tepat untuk mengonversi editorial di atas adalah ….

  • Petugas loket masuk gunung Semeru mencatat bahwa setidaknya ada sepuluh ribu pendaki pada akhir pekan lalu. Kehadiran para pendaki di gunung dengan puncak bernama Mahameru itu sebenarnya justru merusak alam sekitar. Bagaimana tidak, lihat saja mereka meninggalkan sampah-sampah yang memenuhi badan gunung. Bahkan, di Ranu Kumbolo, tempat terfavorit untuk mendirikan tenda, semua tempat sudah dijejali dengan sampah organik dan non-organik.
  • Sampah organik dan non-organik bertebaran di badan gunung Semeru pada akhir pekan lalu. Hal itu disebabkan para pendaki yang tidak bertanggung jawab. Mereka hanya mendaki untuk merusak gunung yang memiliki puncak bernama Mahameru itu. Ekosistem setempat pun menjadi terganggu. Bau tidak sedap memenuhi setiap tempat. Tidak seperti seekor kucing yang selalu mengubur kotorannya sehingga tidak tercium baunya, ribuan pendaki itu justru meninggalkan kotoran yang dia hasilkan begitu saja.
  • Ekosistem gunung Semeru terancam. Setidaknya, sepuluh ribu pendaki memenuhi gunung yang dikenal dengan puncak Mahameru-nya itu pada akhir pekan lalu. Ranu Kumbolo menjadi tempat terparah. Danau alami yang menjadi tempat tervaforit untuk mendirikan tenda itu telah dipenuhi sampah. Para pendaki benar-benar tidak memiliki etika. Mereka meninggalkan sampah-sampah organik dan non-organik begitu saja di sana. Akibatnya, sampah semakin menggunung dan bau tidak sedap berkeliaran di sekitar danau.
  • Akhir pekan lalu gunung Semeru dipenuhi setidaknya sepuluh ribu pendaki. Kehadiran pada pendaki sebenarnya justru membuat gunung yang memiliki puncak Mahameru, bersedih. Pasalnya, para pendaki atau pendatang yang tidak tahu diri itu menjadikan Semeru sebagai TPU (Tempat Pembuangan Sampah). Lihat saja di Ranu Kumbolo, danau alami yang menjadi salah satu tempat tervaforit untuk mendirikan tenda. Berkat mereka, Ranu Kumbolo memiliki gunung anakan baru. Gunung anakan berbau busuk yang terbentuk dari sampah-sampah organik dan non-organik.
  • Sudah sepekan gunung Semeru kotor. Sekitar sepuluh ribu pendaki baru saja pergi dari gunung yang memiliki puncak bernama Mahamru itu dengan meninggalkan sampah. Banyak sampah jenis organik dan non-organik yang mereka tinggalkan. Ranu Kumbolo adalah tempat terparah yang dijejali sampah. Di sanalah para pendaki gemar mendirikan tenda sebab pemandangannya yang menakjubkan berupa danau alami.

Ini hanya satu dari 151,668 soal yang disediakan oleh Quipper School

Daftar Topik Quipper School Indonesia

B. Indonesia Kelas 12 [K-13]

Topik